Ketidak transfaranan aturan
tentang mekanisme organisasi keolahragaan di negeri ini semakin menuai konflik
baru dalam dunia kepengurusan olah raga saat ini, dikarenakan di dalam pemilihan ketua
PSSI berbau dengan politik yang
menjadikan suatu pemilihan ketua yang tidak
sesuai dengan yang diingin kan oleh
masyarakat Indonesia.
Pengambilan
keputusan untuk solusi kasus tersebut berdasarkan fase simon adalah :
Fase
Intellegent
Di dalam pemilihan ketua PSSI semua anggota yang
memilih dari pihak apapun harus tidak terpengaruh dengan politik. Agar semua berjalan sesuai dengan yang di
inginkan oleh masyarakat dan tidak ada dari pihak manapun yang di rugikan.
Fase
Design
Seharusnya dalam pemilihan ketua PSSI di awasin oleh
pihak KPK, LSM dan KONI. Agar tidak terpengaruh oleh politik dan terbuka
terhadap masyarakat.
Fase
Choice
Di dalam pemilihan ketua PSSI seharusnya calon-calon
nya yang sangat mengerti tentang sepakbola dan calon tersebut tidak terikat
dalam politik apapun. Agar pada saat terpilih bekerja sesuai dengan yang di
rencanakan.
Fase
Implementasi
Menjalankan semua yang telah di rencanakan agar
semua berjalan sesuai dengan yang di rencankan. Agar tidak seperti sekarang
yang dalam pengurusannya terpengaruh oleh politik yang menjadi kisruh di dalam
pengurusanya.
Nama : Firman apriyatmoko
NPM :16109789
Kelas : 4KA29


















